Sabtu, 31 Desember 2011

Makalah Laboratorium Kesehatan


MAKALAH
LABORATORIUM KESEHATAN
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan karunia-Nya.Terima kasih kami sampaikan kepada segenap pihak yang telah membantu penyusunan makalah ini dari awal sampai selesai. Terutama kami ucapkan terima kasih kepada kedua orang tua kami yang telah memberikan semangat dan dukungan mental.
Kami sebagai penulis berharap agar makalah yang saya susun sebagai tugas K3 ini dapat berguna bagi kita semua. Dan kiranya banyak kekurangan yang kami miliki oleh karena itu kami mengharap kritik dan saran agar dapat menjadi perbaikan untuk kami dalam membuat tugas makalah selanjutnya. Terima kasih.

Penyusun

BAB  I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang Masalah
Pada pembelajaran sains termasuk biologi di dalamnya keberadaan laboratorium menjadi sangat penting. Pada konteks proses belajar mengajar sains seringkali istilah laboratorium diartikan dalam pengertian sempit yaitu ruangan yang  di dalamnya terdapat sejumlah alat-alat dan bahan praktikum.
Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui media praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana mahasiswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari.
Laboratorium juga dapat digunakan sebagai tempat pameran atau display dari hasil-hasil percobaan atau penelitian yang telah dilakukan, agar memberi gambaran lebih bagi mahasiswa dan dapat memotivasi untuk penelitian atau percobaan yang lebih baik.
Dengan adanya kegiatan pembalajaran di laboratorium, mahasiswa dapat mengamati gejala-gejala yang terjadi dalam percobaan secara langsung dan tidak hanya belajar menurut teori-teori yang ada.
2.      Perumusan Masalah
          Kita membutuhkan laboratorium untuk menegakkan diagnose. Laboratorium pun memiliki jenis yang berbeda – beda sesuai dengan penilitian apa yang akan dilakukan didalamnya.
3.      Tujuan
ð  Mengetahui apa yang di maksud laboratorium kesehatan
ð  Mengetahui syarat-syarat masuk laboratorium
ð  Mengetahui jenis-jenis laboratotium kesehatan
4.      Manfaat
ð  Mahasiswa dapat mengetehui syarat-syarat masuk laboratorium dan jenis-jenis laboratotium kesehatan.


BAB II
ISI

1.      Pengertian Laboratorium Kesehatan
Laboratorium kesehatan merupakan sarana penunjang upaya pelayanan kesahatan, khususnya bagi kepentingan preventif dan curative, bahkan promotif dan rehabilitative.
Sedangkan Laboratorium Kesehatan itu sendiri adalah tempat memeriksa, menganalisa, menguraikan, mengidentifikasi material-material (baik yang berasal dari manusia dan atau lingkungan), secara kualitatif maupun kuantitatif.
2.      Jenis – jenis  Laboratorium Kesehatan
·         Laboratorium yang bertindak dalam kegiatan diagnose :
Ø  Penunjang curative
-          Lab. Klinik di rumah Sakit, Balai Pengobatan, Rumah Bersalin dan tempat Praktek Dokter
Ø  Penunjang preventif
-          Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL).
·         Laboratorium yang bertindak dalam kegiatan pemeriksaan dan pengawasan :
1.      BPOM (Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan)
2.      PPOM (Pusat Pemeriksaan Obat dan Makanan)
·         Laboratorium yang bertindak dalam kegiatan penelitian :
1.      Pusat Penelitian Penyakit Menular (P3M)
2.      Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi (P3F)
·         Laboratorium Kesehatan Swasta terdiri atas :
Ø  Laboratorium Klinik Umum (pratama dan utama)
Ø  Laboratorium Klinik Khusus (Mikrobiologi dan Patologi Anatomi)
Ø  Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Pratama dan Utama)
3.      Syarat berdirinya laboratorium
ð  Surat permohonan
ð  Surat pernyataan dokter penanggung jawab
ð  Surat ijin praktek (SIP) dokter penanggung jawab
ð  Foto copy KTP
ð  Rekomendasi dan puskesmas
ð  Foto copy ijazah dokter,paramedis dan non medis
ð  Daftar peralatan medis non medis obtuin
ð  Denah laboratorium
ð  Struktur organisasi
ð  Surat perjanjian kerja sama antar pemilik laboratorium dan penanggung jawab
ð  Dokumen AMDAL/UKL/UPL
ð  Advis dari tim teknis/dinas teknis
ð  Pas foto 3x4 4 lembar
4.      Syarat masuk laboratorium
a)                              Buku kerja
b)                             Jenis percobaan
c)                             Jenis bahan
d)                            Jenis peralatan
e)                           Cara membuang limbah sisa yang terkait dengan pembuatan
f)                             Penyusunan
g)                          Memakai jas lab. ,sarung tangan , dan masker
5.      Tata kerja di laboratorium
ð  Persiapan
Pada tahapan ini praktikan harus mempersiapkan segala yang diperlukan dalam praktikum, antara lain :
menentukan tujuan praktikum,
    • menentukan alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum,
    • memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja selama praktikum, dan
    • mempersiapkan langkah kerja agar tidak bingung apa yang harus dilakukan nantinya saat praktikum berlangsung.
ð  Pelaksanaan
Pada tahapan ini praktikan melakukan praktikum sesuai dengan prosedur langkah kerja untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan diamati oleh Dosen, Asisten Dosen dan Co-Asisten Dosen.
ð  Tindak lanjut
Tahapan ini dilakukan setelah praktikum, pada tahapan tindak lanjut ini yang harus dilakukan oleh praktikan yaitu :
mendiskusikan masalah yang muncul saat praktikum untuk di pecahkan sehingga praktikan mengerti sebab, akibat dan cara pemecahan masalah tersebut,
·         mengumpulkan laporan praktikum yang dilengkapi dengan data-data pengamatan, dan
·  membersihkan dan menyimpan peralatan sehingga dapat digunakan untuk praktikum selanjutnya


BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
laboratorium  merupakan sumber belajar dan mengajar, sebagai metode pengamatan dan metode percobaan, sebagai prasarana pendidikan atau sebagai wadah dalam proses belajar mengajar.
Melalui kegiatan laboratorium mahasiswa dapat mempelajari fakta, gejala, merumuskan, konsep, prinsip, hukum dan sebagainya. Tujuan kegiatan praktikum selain untuk memperoleh pengetahuan yang bersifat kognitif juga bertujuan untuk memperoleh keterampilan / kinerja, dapat menetapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut pada situasi baru/lain, serta memperoleh sikap ilmiah.
B.     Saran
a.       Diharapkan dosen mengenalkan dan melatih ketrampilan proses sebelum melakukan praktikum di labolatorium
b.    Agar praktikum di dalam laboratorium berjalan lancar dosen sebaiknya memberikan penjelasan apa yang harus diperhatikan dan langkah-langkah yang harus dilakukan mahasiswa sebelum dan sesudah praktikum di laboratium.


Dy_kirana
KALO SUKA/BERMANFAAT TEKAN +1 NYA YA... ^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...